Bupati Banjar H. G. Khairul Saleh saat menghadiri puncak acara silaturrahmi akbar keluarga besar Partai Reformasi Bangsa (PBR) kabupaten Banjar, Sabtu (17/1) di halaman Gedung Juang Martapura mengatakan, Selama periode 3 tahun kepemimpinannya, telah dilaksanakan beberapa program pembangunanan dan kegiatan yang kesemuanya diarahkan untuk perwujudan masyarakat Kabupaten Banjar yang sejahtera dan Islami.
Strategi pembangunan selama tiga tahun tersebut memprioritaskan kepada pembangunan ekonomi, pendidikan, kesehatan, keagamaan, dan pemerintahan. Di bidang perekonomian difokuskan kepada sistem Ekonomi Kerakyatan melalui BUMDes yang telah dilaksanakan. Hal ini dilatarbelakangi oleh kelemahan permodalan dan produksi di bidang pertanian (tanaman pangan, perkebunan, peternakan dan perikanan) dan juga di bidang industri rumah tangga, serta lemahnya koordinasi masyarakat dalam pengembangan usaha, dengan demikian maka pada Tahun 2007 dibentuklah 4 BUMDes di 4 kecamatan, dan pada Tahun 2008 meningkat menjadi 13 BUMDes di 17 Kecamatan.
Selain itu telah pula dibentuk PT BIM sebagai holding company perusahaan daerah agar terjadi optimalisasi kondisi perusahaan daerah dengan memberikan penambahan modal perusahaan yang dilingkupinya dan melakukan pengawasan yang berkesinambungan demi terciptanya manajemen perusahaan yang sehat. Kinerja manajemen perusahaan yang sehat pun telah ditunjukkan oleh PDAM Intan Banjar dengan capaian laba sebesar 1,6 Milyar Rupiah pada tahun 2007. dan pada gilirannya dapat bermuara pada peningkatan Pendapatan Asli DAerah (PAD) yang cukup pesat dari Rp. 13.555.810.000,- periode 2004/2005 menjadi Rp. 42.349.520.000,- periode 2007/2008
HG. Khairul Saleh mengemukakan, kebijakan pembangunan pendidikan menjadi prioritas selanjutnya. Anggaran untuk dana pendidikan telah melebihi APBN yang hanya 20%. Kabupaten Banjar sudah menganggarkan sebesar sekitar 30%. Pembangunan bidang pendidikan ini berupa pemantapan penyelenggaraan wajib belajar 9 tahun pendidikan gratis bagi penduduk miskin, pemberantasan buta huruf, penurunan putus sekolah, peningkatan Angka Partisipasi Kasar (APK), dan peningkatan Angka Partisipasi Murni (APM) sehingga terjadi peningkatan keberhasilan pembangunan sumber daya manusia (human development) yang diukur dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 67,40 tahun 2004 menjadi 70,03 tahun 2007.
Selain itu Untuk meningkatkan peran pedesaan sebagai basis ekonomi dan keseimbangan pertumbuhan pembangunan antara perkotaan dan pedesaan, maka dilakukan pemekaran kecamatan yaitu Martapura Timur, Martapura Barat, Sambung Makmur, Beruntung Baru, Paramasan, dan Kecamatan Telaga Bauntung serta Tatah Makmur. Selain kecamatan, juga terdapat dua kelurahan baru hasil pemekaran yaitu Kelurahan Jawa dimekarkan menjadi Kelurahan Sekumpul dan Kelurahan Gambut dimekarkan menjadi Kelurahan Gambut Barat. Dan ada 4 (empat) perubahan status dari desa menjadi kelurahan yaitu Kelurahan Tanjung Rema Darat, Kelurahan Sungai Lulut, Kelurahan Mandasari dan Kelurahan Manarap Lama. Kesemuanya dilandasi oleh keinginan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPC PBR kabupaten Banjar KH. Gusti Wardiayansah, dalam sambutannya menjelaskan, PBR sebagai salah satu partai yang Akan berkompetisi pada PEMILIU tanggal 9 April 2009 akan datang merupakan partai yang berbasis Islam dan menargetkan perolehan suara semaksimalkan mungkin dengan mengandalkan segala potensi yang ada.
Untuk itu KH. Gusti Wardiansyah mengharapkan kepada semua pengurus dan kader serta simpatisan PBR di kabupaten Banjar untuk dapat memberikan dukungan kepada Partai Bintang Reformasi yang selama ini dinilai telah banyak memberikan kontribusi positif bagi masyarakat kabupaten Banjar khususnya dalam menyuarakan aspirasi serta harapan masyarakat kabupaten Banjar pada bidang pembangunan.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Banjar HG. Khairul Saleh didampingi Ketua Majlis Pakar DPW PBR Kalimantan Selatan Habib Said Agil As-Segap, Sekretaris DPW PBR Kalsel Ir. Burhanudin serta Ketua PC PBR kabupaten Banjar KH. Gusti Wardiansyah menyerahkan bantuan Sembako kepada tokoh ulama, guru-guru agama serta tokoh masyarakat yang telah berperan aktif dalam membesarkan dan mengembangkan PBR di kabupaten Banjar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar